Data Masyarakat Miskin Harus Divalidasi

Bengkalis, Portalriau.com - Para Camat di minta untuk melakukan validasi data masyarakat miskin yang telah di keluarkan Badan Pusat Statisik (BPS). Ini penting sebagai persiapan penerimaan program Kompensasi BBM dan akan di anjurkan ke pemerintahan pusat.

Hal itu terungkap dalam rapat Tim Kordinasi Penangulangan Dampak Kenaikan BBM yang di pemimpin Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, H Arianto di lantai II Kantor Bupati, Senin,(24/6). ”Data ini harus valid, kalau ada yang meninggal harus dikeluarkan. Kepada camat diminta benar benar mengecek ini. Intinya validasi data harus benar benar sehingga Bantuan Langsung Sementara Mandiri (BLSM)yang akan disalurkan Pemerintah Pusat tepat sasaran. Masih ada Kesempatan untuk memperbaiki atau merivisi data ini kepusat,” ujarnya.

Pada Kesempatan itu Ariyanto juga mengingatkan kepada dinas dinas yang memiliki program penangulangan kemiskinan diminta segera melaksanakan. Jangan sampai timbul gejolak masyarakat. Salah satu cara penangulangan kemiskinan dampak dari kenaikan BBM adalah dengan cara padat Karya. Untuk di program Inbup PPIP yang sudah diangarkan supaya dimaksimalkan dengan mengelibatkan masyarakat masayarakat yang ada di desa tersebut, jangan orang luar sehinga roda ekonomi masyarakat di desa tersebut bisah berputar.

“Kalau orang dari luar yang dilibatkan, maka uang yang diperoleh akan dibawa keluar sehingga perekonomian masyarakat di desa tersebut akan mati ,” Katanya. Terkait harga eceran bahan bakar minyak khususnya premium di tingkat Pos APMS dan pengecer, Ariyanto meminta kepada Disperindang untuk melakukan pemantauan dan penerbitan. Karena saat ini banyak di temukan ditinggkat pengecer menjual premium di atas harga telah ditetapkan , yakni mencapai Rp 7.500 Rp 8.000 per liternya.

Sebelumnya Kepala Bapeda, Joni Idra Bustian memaparkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan data sebanyak 30 persen masyarakat untuk dimasukan sebagai masyarakat penerima BLSM. Namun dari jumlah itu yang akan menerima Kartu Perlindungan Sosial (KPS) dari Pemerintahan Pusat hanya 25 persen. Artinya, akan nada 1/6 dari penduduk jumlah miskin yang tidak akan dapat KPS. “Siapa orang orang yang menerima dan tidak menerima KPS ini kita belum dapat datannya dari Pemerintahan Pusat. Namun data ini masih bisah direvisi ke pusat nantinya kalau memang ternyata tidak sesuai. Untuk itu Camat diminta mempersiapkannya.” ujar Jondi seraya menambahkan bahwa pengambilan BLSM sebesar Rp 150.000 per bulan nantinnya langsung oleh masyarakat penerima ke Kantor Pos dengan menunjukan Kartu KPS. (Red)

 

Berita Terkait

Aston Villa Resmi Datangkan Zion Suzuki dan Matteo Ruggeri

Olahraga- Aston Villa kembali bergerak aktif di bursa transfer musim panas 2026. Klub Premier League tersebut resmi mengumumkan kedatangan dua pemain anyar, yakni kiper Zion…...

Paul Pogba Resmi Akhiri Kebersamaan dengan AS Monaco

Portalriau.com-Paul Pogba resmi mengakhiri perjalanannya bersama AS Monaco setelah kedua pihak sepakat mengakhiri kontrak melalui kesepakatan bersama. Keputusan tersebut menjadi babak baru bagi gelandang asal…...

Wabup bersama Masyarakat Bengkalis, Laksanakan Salat Idul Adha di Masjid Istiqomah

Portalriau.com - BENGKALIS - Bersama masyarakat Bengkalis, Wakil Bupati (Wabup) H. Bagus Santoso melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Agung Istiqomah Bengkalis, Rabu 27 Mei…...

Wabup Bagus Santoso Resmi Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H Tingkat Kabupaten Bengkalis

Portalriau.com - BENGKALIS - Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso mewakili Bupati Bengkalis secara resmi melepas Pawai Takbir Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tingkat…...

Wabup Bagus Santoso Sambut Baik dan Apresiasi Internasional Seminar On Arabic Language And Religion

Portalriau.com - BENGKALIS - Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso membuka kegiatan Internasional Seminar on Arabic Language and Religion, Kamis 21 Mei 2026, di Kampus…...