Dinas Kesehatan Bengkalis Bentuk POKJANAL P3 DBD di Kecamatan Mandau

Dinas Kesehatan Bengkalis Bentuk POKJANAL P3 DBD di Kecamatan Mandau

Duri,Riau,Portal Riau.com - Pemerintahan Daerah Kabupaten Bengkalis, melalui Dinas Kesehatan mengadakan Sosialisasi dan Pembentukan Kelompok Kerja Operasional Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Demam Berdarah Dengue, pada 18/12/19 di Aula pertemuan Gedung Bathin Betuah Kecamatan Mandau.

 

Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, selain membentuk POKJANAL P3 DBD juga melakukan Sosialisasi Lokakarya Mini Lintas Sektoral Kecamatan Mandau Tahun 2019 yang di buka oleh Camat Mandau, Riki Rihardi, S. STP MSi, yang di hadiri oleh sejumlah pejabat Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Sekretaris Camat Mandau M Russydy, Kepala Puskesmas Duri Kota, dr. Syafaida Anggie Siswelly, Promkes Mandau, Murniati SKM, Kepala Puskesmas Pematang Pudu, drg Silvia, dr. Novi Novendra, dr. Ayu Retno Pertiwi, dr. Lucky, Masrika Rahman. SKM, Salim Hadi. SKM, sejumlah Kepala Kelurahan dan Desa, sejumlah Ketua Rt/Rw se Kecamatan Mandau dan sejumlahTokoh Masyarakat lainnya.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, melalui Kabid P2P Kabupaten Bengkalis Awizar SKM, seusai memberikan pencerahan tentang penangan DBD kepada ranahriau.com mengatakan, sosialisasi Pembentukan kelompok kerja operasional pencegah DBD di lingkungan Masyarakat, sifat nya koordinasi administratif, bukan hilarki Dinas, dengan adanya kelompok kerja ini pemerintah lebih mudah mengatasi DBD dengan adanya informasi dan berkoordinasi mulai dari, tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten dan Kecamatan.

 

Lanjutnya lagi Awizar, pembentukan kelompok kerja ini, adalah salah satu upaya untuk memaksimalkan pencegahan penyakit DBD, sesuai amanat yang tertuang di dalam Keputusan Menteri Kesehatan nomor 581 Tahun 1992 yang di perkuat dengan edaran Menteri dalam Negeri, terbentuknya kelompok kerja dengan tujuan untuk mentiadakan kasus demam berdah itu kembali ke nol, kami memilih Kecamatan Mandau.

 

 Di karenakan Mandau tertinggi mengalami DBD sebanyak 300 lebih kasus DBD yang terjadi selama beberapa tahun kebelakangan ini, untuk mengatasi dan pengendalian DBD dengan prinsip hanya satu caranya yaitu, mentiadakan hewan jentik, karena kalau kita fogging saja itu tidak mengatasi penyebaran DBD, karena hanya Jentik-jentik dewasa saja yang mati, namun dalam waktu seminggu yang jentik kecil menjadi besar, dan berubah menjadi nyamuk yang siap menggigit manusia, maka jentiknya yang harus kita tiadakan untuk mengatasi DBD di lingkungan kita, kami juga berharap seluruh Masyarakat ikut peduli dengan penyebaran DBD dilingkungan masing-masing, begitu juga kami berharap dukungan penuh dari rekan-rekan media dalam segala hal,"harapnya Awizar kepada sejumlah Wartawan yang hadir.(red).

Berita Terkait

Aston Villa Resmi Datangkan Zion Suzuki dan Matteo Ruggeri

Olahraga- Aston Villa kembali bergerak aktif di bursa transfer musim panas 2026. Klub Premier League tersebut resmi mengumumkan kedatangan dua pemain anyar, yakni kiper Zion…...

Paul Pogba Resmi Akhiri Kebersamaan dengan AS Monaco

Portalriau.com-Paul Pogba resmi mengakhiri perjalanannya bersama AS Monaco setelah kedua pihak sepakat mengakhiri kontrak melalui kesepakatan bersama. Keputusan tersebut menjadi babak baru bagi gelandang asal…...

Wabup bersama Masyarakat Bengkalis, Laksanakan Salat Idul Adha di Masjid Istiqomah

Portalriau.com - BENGKALIS - Bersama masyarakat Bengkalis, Wakil Bupati (Wabup) H. Bagus Santoso melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Agung Istiqomah Bengkalis, Rabu 27 Mei…...

Wabup Bagus Santoso Resmi Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H Tingkat Kabupaten Bengkalis

Portalriau.com - BENGKALIS - Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso mewakili Bupati Bengkalis secara resmi melepas Pawai Takbir Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tingkat…...

Wabup Bagus Santoso Sambut Baik dan Apresiasi Internasional Seminar On Arabic Language And Religion

Portalriau.com - BENGKALIS - Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso membuka kegiatan Internasional Seminar on Arabic Language and Religion, Kamis 21 Mei 2026, di Kampus…...