SME PT RAPP  Kasman : Tidak Di Pungkiri Ada Sisa Produksi Yang Terbuang Di Udara

SME PT RAPP Kasman : Tidak Di Pungkiri Ada Sisa Produksi Yang Terbuang Di Udara

Portalriau.com-Pangkalan Kerinci, Terkait bau aroma yang tidak sedap berdampak bagi masyarakat Kabupaten Pelalawan umumnya khususnya kota Pangkalan Kerinci umumnya, DPRD Kabupaten Pelalawan memanggil pihak PT RAPP/PT APR dalam agenda rapat gabungan.

 

Dalam rapat gabungan di hadiri oleh Wakil Kerua I DPRD Kabupaten Pelalawan Syafrizal SE,Monang Pasaribu, Abdul Muzakir, Baharudin , Abdullah, Faizal, Imustiar, Nazarudin Arnaz. Charles, Robinhot Saragi, Sozifao Hia,  DLH Kabupaten Pelalawan Eko Novitra, Disnaker Pelalawan diwakili oleh Iskandar,M.Si dan jajaran

dan perwakilian PT.RAPP / PT.APR  Oleh WAN JACK Beserta Jajaran Managemen PT.RAPP / PT.APR Dengan Menunjukkan Surat Kuasa Dari Direktur PT.RAPP THOMAS HANDOKO.Senin,16/03/2020

 

Senior Manager Environment (SME)  Kasman menuturkan dalam rapat gabungan komisi DPRD Kabupaten Pelalawan menyampaikan bahwa bau yang masih tercium tetapi sudah masih dibawah baku mutu, artinya limit atau batas yang ditetapkan oleh pemerintah sesuai aturan Kepmen LH No.7 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Emisi Sumber Tidak Bergerak Bagi Usaha dan / Atau Kegiatan Industri Rayon, Keputusan Menteri LHK No. 13 Tahun 1995 tentang Baku Mutu Emisi Sumber Tidak Bergerak dan Kemenaker Nomor 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja, lebih kurang ada tiga referensi ini.

 

Jadi, bahwa dalam proses produksi tidak dipungkiri ada sisa yang harus terbuang di median linglungan tetapi ada batas yang diberikan ada yang ke air dan ada yang keudara. Terang kasman

 

Pertama dalam peraturan yang pertama kita harus uji dan harus pantau keluar dari cerobong, yang kedua kita harus uji didaerah dimana penduduk sekitar itu namanya embien dan radiusnya sampai 10 Km dari teknis pengujian yang di rekomendasikan di AMDAL ambang batas.

 

Selanjutnya kasman menambahkan. Untuk pengujian itu kepada siapa yang pertama kota sendiri yang setiap hari pengujian secara realtime, setiap waktu, namanya CIMS (Continue Information Monitorting Sistem).Dan yang di lakukan oleh pihak ketiga yang teragreditasi nama labornya (PT Sky Pacifik Indonesia "SPI") dan pusatnya di Bogor. 

 

Wakil Ketua Syafrizal menanyakan periode pengambilan sample seperti apa" untuk periode pengambilan sample sesuai dengan yang dimandatkan dalam AMDAL bahwa dalam AMDAL perkuarter kemudian harus dilaporkan persemester ke DLH Kabupaten Pelalawan dan DLHK Provinsi kemudian DLHK Jakarta. Ungkap Kasman".

 

Selanjutnya Kasman menambahkan. Untuk laboratorium kita menggunakan labor yang teragreditasi.Kita sudah lama berkordinasi dengan masyarakat lebih dari 20 tahun dan dengan kehadiran sekarang, mungkin ini insensitas yang dirasakan mungkin meningkat sebelumnya sudah tahu bau dan masyarakat sudah mentoleran bau yang ditimbulkan tersebut.

 

Karena selama ini juga seperti pabrik lain bahwa ketika sudah memenuhi baku mutu masih tercium bauk. Dan perlu kita sampaikan bahwa bau yang busuk tercium itu memang sudah memenuhi baku mutu. Ungkap Kasman.

Kalau tidak memenuhi baku mutu tentu yang sumber di libasnya adalah karyawan atau pekerja juga kenak karena jauh lebih dari 5 Km. Memang ada faktor yang kita tidak bisa kita kontrol yakni di udara misalnya ketika keluar suatu waktu yang mungkin sisa konsentrasi yang di bawa oleh angin sifatnya dia  datang sebentar lalu hilang yang sifatnya tentatif. Terangnya.

 

Dalam penjabaran ini, kita berharap semua pihak mohon dukungan dan mohon bahwa bau yang seperti ini akan selalu kita perbaiki dalam perbaikan berkelanjutan. Kita akan terus mengembangkan teknologi dan saat ini kita menggunakan teknologi yang ada seperti yang dirayon ini bau yang ada diluar. Dan kita sudah jauh berbeda dari yang sebelumnya dengan teknologi terbaru yang ada pada saat ini. Ungkap Senior Manager Environment Kasman.

Yang kedua bahwa bau yang tidak nyaman tidak selalu asosiasi dengan merugikan kesehatan namun demikian, bau yang nyaman bau misalnya bau rokok elektrik sangat harum sekali atau bau mobil yang dihidupkan di pagi hari tapi itu sebenarnya polusi dan itu lebih berbahaya sebenarnya. Tetapi itu masih kita di badan masih meresponya dengan merespek bisa intelorans. Tandasnya penanggung jawab lingkungan PT RAPP kasman.(Erizal)

Berita Terkait

KEBIJAKAN GUBERNUR RIAU TERHADAP PENANGANAN ILLEGAL LOGGING DI RIAU

OPINI HUKUM ADMINISTRASI NEGARA KEBIJAKAN GUBERNUR RIAU TERHADAP PENANGANAN ILLEGAL LOGGING DI RIAU Disusun Oleh: RINTONI Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning Pekanbaru Pendahuluan Illegal…...

Operasi Antik Toba 2026 Polres Labuhanbatu, Ungkap 81 Kasus Narkoba dan Amankan 96 Tersangka

Labuhanbatu – Polres Labuhanbatu mencatat keberhasilan signifikan dalam pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026 dengan mengungkap sebanyak 81 kasus tindak pidana narkotika dan mengamankan 96 tersangka…...

Kepsek SMAN 1 Aek Natas Diduga Korupsi Dana Bos TA 2024-2025

Labuhanbatu Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) I Aek Natas Bayu Wahyudi diduga Korupsi Dana Biaya Operasional Sekolah (Bos) Tahun Anggaran (TA) 2024-2025. dugaan tersebut…...

Gema Takbir di Zona Rokan: Ratusan Hewan Kurban PHR Alirkan Kebahagiaan hingga ke Pelosok Desa

Pekanbaru-Portalriau.com-- Gema takbir Hari Raya Iduladha 1447 H tidak hanya membawa kedamaian spiritual, tetapi juga mengalirkan kebahagiaan di sekitar wilayah operasi PT Pertamina Hulu Rokan…...

MTQ ke-55 Dan FSQ ke-40 Tingkat Kabupaten Labuhanbatu Resmi Ditutup

Labuhanbatu, Portalriau.com- MTQH ke- 55 dan FSQ ke- 40 tingkat Kabupaten Labuhanbatu tahun 2026, bertempat di Ex Terminal Padang Bulan Jl. Baru Bay Pass Kelurahan…...