HENTIKAN OPERASIONAL PERUSAHAAN ABAL-ABAL DI CPI !!!

DURI. Menjamurnya Perusahaan abal-abal atau dengan bahas keren disebut Suplemen/Sub Kontraktor dari Kontraktor PT. CPI yang beroperasi di wilayah PT. CPI harus segera di hentikan. Perusahaan abal-abal ini terungkap setelah terjadinya permasalahan pembayaran rafel kekurangan pembayaran kenaikan upah tahun 2013, dimana PT. CPI dengan tegas menyatakan bahwa PT. SIC, PT. WIS, PT. Multi Structure dan lain-lain, namun PT. CPI mengakui bahwa buruh-buruh yang dikerahkan oleh Perusahaan Suplemen/Subkontraktor adalah buruh kontraktor tersebut.

Kalau lebih dalam dicermati kehadiran perusahaan abal-abal (suplemen/Subkontraktor) ini ada suatu bentuk penipuan berjemaah yang dilakukan oleh perusahaan Kontraktor PT. CPI dan oknum pejabat PT. CPI, hal ini dapat dibuktikan dari seluruh atribut pakaian yang dipakai oleh buruh perusahaan suplemen/sub kontraktor bahkan badge para buruh adalah atas nama dan tanda tangan perusahaan kontraktor PT. CPI yang disahkan oleh PT. CPI.

Namun, yang menjadi pertanyaan besar adalah keberadaan perusahaan abal-abal tersebut telah diakui oleh PT.CPI, tetapi kenapa PT. CPI membiarkannya untuk beroperasi untuk mengerjakan pekerjaan PT. CPI, ada apa sebenarnya yang terjadi di PT. CPI membiarkan perusahaan yang tidak diakui keberadaanya dapat beroperasi untuk mengerjakan pekerjaan PT. CPI. Padahal kalau kita melihat peraturan PT. CPI hal ini tidak akan bisa terjadi,  sebab untuk memasuki wilayah PT. CPI katakan itu pejabat Negara seperti Gubernur, anggota DPRD tidak boleh sembarang masuk tanpa ada seizing pimpinan PT. CPI.

Suatu hal yang harus dilihat, kehadiran dari perusahaan-perusahaan abal-abal tersebut menimbulkan berbagai permasalahan-permasalahan dikalangan buruh, antara lain terjadinya PHK missal, tidak dibayar uang pesangon, tidak ada jaminan pekerjaan, tidak adanya program jamsostek, dan yang menjadi harus catatan hitam bagi buruh yang bekerja diwilayah perusahaan PT. CPI, permasalahan pembayaran rafel adalah akibat ketidak jelasan status buruh suplemen/Subkontraktor atau menkontraktor. Dan tidak luput kejadian yang selalu terjadi bahwa perusahaan abal-abal/Suplemen dari perusahaan kontraktor PT. CPI sering lari malam meninggalkan buruh tanpa ada pembayaran upah sehingga para buruh terlantar tidak dapat berbuat apa-apa. Dari berbagai permasalahan yang diuraikan tersebut diatas maka pemerintah Provinsi Riau dan Kabupaten/Kota yang bersentuhan dengan wilayah PT. CPI harus dengan segera menghentikan operasional perusahaan-perusahaan abal-abal/ Suplemen dari kontraktor PT. CPI, dan pemerintah haruslah mengusut PT. CPI atas keberadaan perusahaan-perusahaan yang tidak diakui (Suplemen/Subkontraktor) tetapi bisa beroperasi di wilayah PT. CPI.  (Redaksi)

 

Berita Terkait

Kepsek SMAN 1 Aek Natas Diduga Korupsi Dana Bos TA 2024-2025

Labuhanbatu Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) I Aek Natas Bayu Wahyudi diduga Korupsi Dana Biaya Operasional Sekolah (Bos) Tahun Anggaran (TA) 2024-2025. dugaan tersebut…...

Gema Takbir di Zona Rokan: Ratusan Hewan Kurban PHR Alirkan Kebahagiaan hingga ke Pelosok Desa

Pekanbaru-Portalriau.com-- Gema takbir Hari Raya Iduladha 1447 H tidak hanya membawa kedamaian spiritual, tetapi juga mengalirkan kebahagiaan di sekitar wilayah operasi PT Pertamina Hulu Rokan…...

MTQ ke-55 Dan FSQ ke-40 Tingkat Kabupaten Labuhanbatu Resmi Ditutup

Labuhanbatu, Portalriau.com- MTQH ke- 55 dan FSQ ke- 40 tingkat Kabupaten Labuhanbatu tahun 2026, bertempat di Ex Terminal Padang Bulan Jl. Baru Bay Pass Kelurahan…...

Ribuan Masyarakat Bersama Bupati Labuhanbatu Ramaikan Pawai Obor Idul Adha

Labuhanbatu, Portalriau.com- Ribuan masyarakat memadati ruas jalan di Kabupaten Labuhanbatu untuk mengikuti pawai obor menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah bersama Bupati Labuhanbatu, Selasa…...

Wakil Bupati Labuhanbatu Shalat Idul Adha di Masjid Raya Al Ikhlas Ujung Bandar

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri ST, melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah bersama masyarakat di Masjid Raya Al Ikhlas, Ujung Bandar, Rabu (27/5/2026)…...